4 Januari 2011

Mempertanyakan Khasiat Power Balance





Power Balance diklaim bekerja menggunakan teknologi hologram berfrekuensi.

Khasiat medis gelang Power Balance dipertanyakan. Apalagi distributor resminya di Australia terang-terangan meminta maaf dan mengakui tak ada bukti ilmiah apapun yang mendukung klaim mereka selama ini soal kemampuan gelang itu untuk meningkatkan kekuatan, keseimbangan, dan fleksibilitas tubuh.

Dalam situsnya, Power Balance diklaim bekerja menggunakan teknologi hologram. Di mana frekuensi yang tertanam di dalam hologram akan bereaksi positif dengan bidang energi alami tubuh. Kondisi inilah yang diklaim dapat meningkatkan aliran energi ke seluruh tubuh.

Adre Mayza, dokter spesialis syaraf dari Universitas Indonesia, mengatakan, frekuensi yang tertanam dalam hologram memang bisa mempengaruhi peredaran darah. Jika benar memakai teknologi itu, Power Balance mungkin bermanfaat untuk melancarkan peredaran darah.

"Frekuesi gelombang pada dasarnya bereaksi pada kutub negatif dan positif. Dan, darah bersifat elektrolit, karena mengandung ion positif dan negatif, seperti mineral, kalsium, klorida," katanya.

Adre menambahkan, teknologi hologram berfrekuensi memiliki efek samping yang buruk bagi pemakai yang mengalami kekurangan elektrolit. "Tekanan darah bisa naik dan muncul sakit kepala tak tertahankan," ujarnya.

Namun, Adre mengatakan bahwa semua itu tetap perlu dukungan kuat penelitian ilmiah. Apalagi jika gelang itu dikata mampu meningkatkan kekuatan, keseimbangan, dan fleksibilitas tubuh. "Rekomendasi dari badan-badan kesehatan yang kredibel juga sangat penting," katanya.

Power Balance dikembangkan sebuah perusahaan alat kebugaran yang berbasis di California. Lewat Internet, produk ini kemudian dipasarkan ke sejumlah negara, termasuk Indonesia. Dengan kisaran harga Rp400-600 ribu, produk ini begitu diminati masyarakat. Bahkan, sejumlah perusahaan nekat mengeluarkan tiruannya. (pet) • VIVAnews

Tidak ada komentar: