23 Mei 2011

Kunyah Apel Usir Napas Tak Sedap

mengunyah apel (doc Corbis)
 
Di Korea Selatan, konsumsi buah apel menjadi rahasia penangkal aroma napas tak sedap.
Memiliki masalah bau mulut sungguh menjengkelkan. Selain menimbulkan rasa kurang percaya diri dalam pergaulan, aroma napas tak sedap juga membuat mulut terasa tak nyaman.

Ketika sikat gigi tak mampu mengatasinya, cobalah mengonsumsi buah apel. Di Korea Selatan, konsumsi buah apel menjadi rahasia penangkal aroma napas tak sedap. Bekerja seperti permen mint ampuh menangkal aroma napas tak sedap.

Sejumlah peneliti asal Korea Selatan melakukan penelitian untuk mencari makanan alami pembasmi napas tak sedap. Napas tak sedap menjadi masalah jamak di negara itu karena banyaknya rumah makan atau santapan khas yang menggunakan bumbu bawang putih yang kuat.

Setelah melalui berbagai percobaan, mereka menyimpulkan bahwa mengunyah buah apel bisa mengembalikan napas segar dan mengusir bau mulut tak sedap.

"Kami berharap akan banyak orang yang menghasilkan spesies apel dengan fungsi lebih kuat untuk mengontrol bau dari makanan yang dikonsumsi, setidaknya dalam dua tahun ke depan," kata Hwang Hye-sung, seorang peneliti asal Korea Selatan, seperti dikutip dari Weird News.

Hye-sung menyarankan masyarakat setempat untuk membiasakan diri meletakkan buah apel di dalam tas. Ini penting, agar ciuman perpisahan usai makan malam romantis tak berakhir buruk. "Apel menjadi buah yang mampu menyegarkan napas secara alami, menghapus potongan makanan yang menempel pada gigi," katanya.

Meski masih ada beberapa peneliti yang skeptis tentang efek ini, tak ada salahnya mencoba. Sebab, secantik dan setampan apa pun, orang akan kehilangan daya tarik jika memiliki aroma napas tak sedap. Itulah mengapa menjaga kesegaran napas penting demi menunjang kesempurnaan penampilan.

Mengendarai Mobil, Wanita Saudi Ditangkap


Video Manal al-Sharif sedang mengendarai mobil. (Youtube)
 
Pemerintahan Wahabi Arab Saudi melarang wanita untuk mengendarai mobilnya sendiri
Seorang wanita di Arab Saudi mengendarai mobilnya sendiri dan mengunggahnya di laman berbagi video YouTube. Akibat hal ini, dia ditangkap oleh polisi agama karena melanggar peraturan berkendaraan bagi wanita.

Seperti dilansir laman The Independent, Senin, 23 Mei 2011, video yang ditonton oleh 600 ribu orang tersebut menampilkan Manal al-Sharif, 32, mengendarai mobil sendiri sambil berbincang dengan teman wanitanya di kota Khobar. 

Sharif dikenal sebagai salah satu aktivis yang menentang larangan berkendaraan bagi wanita. Tindakan ini dilakukannya sebagai kampanye penghapusan peraturan yang dinilainya membatasi hak seorang wanita. 

Polisi agama Arab Saudi dilaporkan telah menangkap Sharif pada Sabtu pekan lalu, namun dibebaskan enam jam kemudian. Aktivis lainnya mengatakan bahwa Sharif kembali ditangkap pada Minggu pagi kemarin, dan hingga kini masih belum dibebaskan.

Selain mengunggah video berkendara, Sharif dan rekan-rekan aktivisnya juga berkampanye di facebook melalui akun bernama "Saya akan berkendara pada 17 Juni." Di laman ini, Sharif menyerukan kepada wanita di Saudi untuk menyetir sendiri dan mendapatkan SIM internasional mereka pada 17 Juni mendatang.

Arab Saudi adalah satu-satunya negara di dunia yang memenjarakan wanita karena mengendarai mobilnya sendiri. Wanita di negara ini juga tidak diperbolehkan untuk memiliki SIM. Mereka diharuskan menyewa seorang sopir, naik taksi atau meminta kerabat untuk mengantarkan mereka jika ingin bepergian dengan kendaraan.

Larangan ini telah sejak lama diperdebatkan oleh para aktivis wanita. Namun, pemerintahan Arab Saudi yang menganut Wahabisme konservatif mengabaikannya dan tetap menerapkan larangan berkendara.

19 Mei 2011

Aksi Menantang Maut Saat Berangkat Sekolah



Barangkali Anda akan mengeryitkan dahi, seperti apa hingga mereka harus berjuang mempertaruhkan nyawanya. Tepatnya di negara Colombia hampir setiap hari baik orang dewasa maupun anak-anak memanfaatkan jalur tercepat untuk sampai ditempat tujuan mereka. Kalau istilah kami rel gantung maut . Karena jika melihat tinggi dan panjang lembah cukup mengerikan juga.

Kami menemukan video ini ketika tanpa sengaja membuka YouTube dan rupanya sudah cukup lama juga, beberapa portal berita di Indonesia sudah memberitakannya. Barangkali sebagian dari Anda sudah pernah menyaksikannya dalam kesempatan ini melalui halaman samudra biru kami menampilkannya kembali.

Dan bagaimana jika Anda yang mengalaminya? Perjuangan berangkat sekolah jalan kaki tanpa alas ketika mungkin dulu Anda berangkat sekolah belumlah apa-apa jika dibandingkan perjuangan mereka ini.

Silahkan buka Video dibawah ini. sebelumnya sebuah pernyataan yang menarik dari salah satu orang yang pernah tinggal didaerah tersebut:

"I Live in Colombia . We call this "canopy" and it's a popular "adventure sport" activity. They are hundreds of tourist spots where you pay to do this so i don't see what's so terrifying about it. Also, the cable is not rickety. The voice - over guys wins the drama queen, sensationalizing loser award.